KEMANDIRIAN TEKNOLOGI PERTAHANAN 0

Asean Damai | 13.05 |

Kemandirian TeknologiPertahanan untuk menuju Strategi Global Pertahanan Bawah Laut Indonesia(SGPBLI) Abad 21

Berbagai kebijakan dan alternatif lain untuk mewujudkan SGPBLI  abad 21 mestinya terus dilakukan mengingat adanya situasi ktkabl tersebut dan termasuk adanya berbagai kegiatan terorisme internasional yang semakin meningkat berdasarkan berbagai pendapat dan analisa dari para pakar dan pengamat terkenal dunia dalam bidang militer dan perang. Salah satu alternatif untuk melindungi Indonesia dari berbagai ancaman terutama mega ancaman pada sumbu 2 adalah rekayasa rancang bangun teknologi bawah laut dalam bentuk teknologi Prototipe “Fixed Array Hydrophones Sea Bed Surveilance (FAHSBS) sebagai Anti-Submarines” . Teknologi ini berfungsi sebagai peringatan dini atau early warning terhadap ancaman kapal selam asing, yang mampu mendeteksi secara real time kapal selam asing yang menuju atau memasuki wilayah selat pendekat yang rawan seperti dijelaskan di atas, termasuk untuk melindungi jalur bawah laut pada  lalulintas ALKI yang sangat ramai dilalui oleh kapal-kapal asing. Rancang bangun teknologi Prototipe FAHSBS dapat dijelaskan secara garis besar yang  terdiri dari sederetan sensor array hydrophones yang dipasang tetap atau fixed di dasar laut pada beberapa selat pendekat yang sangat rawan terhadap ancaman kapal selam dan berbagai bentuk serangan yang bersumber dari bawah laut.

Dimana prototipe FAHSBS ini dirancang berdasarkan Iptek gelombang suara atau akustik bawah laut, dengan source level dalam bentuk gelombang akustik yang dipancarkan oleh kapal selam sebagai targetnya akan mengalami proses sound propagation dan selanjutnya menghasilkan sound ray diagrams dan transmissions paths. Konsep dasar dari rancangan prototipe FAHSBS adalah terdiri dari The 5 basic transmissions modes : Isovelocity structure, Negative sound speed gradient, Positive sound speed gradient, Negative gradient over positive, dan Positive gradient over negative.   


0 Responses So Far: